BEM FTI hadiri Kongres KBM UAD XIII

Senin (15/6) Kemarin Kongres Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan XIII secara resmi berakhir dengan penanda 3 kali ketukan palu oleh pimpinan sidang tetap Afriza. Kongres yang berlangsung di Hotel Kayu Manis, Kaliurang, Sleman dan hampir 3 x 24 jam itu dihadiri oleh seluruh komponen KBM itu sendiri. Tak terkecuali dari Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri yang diwakili oleh Warsito sebagai Gubernur BEM FTI dan Wawan Rijalun dari Bidang Inkom BEM FTI.
“Terkait kongres saya melihat kurangnya persiapan, dilihat dari penjadwalan dan timing yang kurang siap. Dari komposisi isi kongres itu sangat baik. Delegasi yang menjadi peserta penuh masing kurang mempuni. Peserta peninjau malah lebih aktif ketimbang peserta penuh.” tutur Warsito.
“Untuk kongres kedepan waktu yang harus diperhatikan dengan sangat, susunan acara juga harus ada persiapan yang matang. Menejemen waktu panitia dan peserta juga kurang tepat. Dan pemilihan lokasi juga diharapkan yang mendukung acara.” Lanjut Warsito
Kongres tersebut diawali oleh sidang pleno I membahas tata tertib kongres. Sidang pleno II tentang Pemilihan Pimpinan Sidang Tetap. Sidang pleno III membahas Pandangan Umum DPM UAD 2014/2015, laporan dari KPUM, dan laporanpertanggung jawaban BEM UAD periode 2014/2015. Sidang istimewa membentuk struktur kepengurusan DPM UAD 2015/2016. Sidang pleno IV membahas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga KBM UAD. Dan diakhiri oleh sidang pleno V pelantikan Ketua Umum DPM UAD periode 2015/2016 dan dilanjutkan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa UAD. (waw)

Kepengurusan Baru TC FTI UAD

Kamis (11/6), BEM FTI melangsungkan pergantian kepengurusan technopreneur community setelah TC FTI 2014 lalu berakhir masa keperiodeannya. Acara ini langsung dipimpin oleh gubernur BEM FTI. TC sendiri ini adalah komunitas taraf fakultas yang langsung dibawahi oleh BEM FTI. Berdiri pada tahun 2014 lalu diketuai oleh Azri Alfin (Teknik Kimia, 2013) dan wakil ketuanya adalah Irsyad Pahlapi (Teknik Informatika, 2013).
Sebagai pemberitahuan, TC sendiri sampai saat ini menghasilkan setidaknya 5 proposal PKM dan melaksanakan beberapa program kerja seperti bakti sosial.
Melalui perdebatan alot dan setelah 1 jam musyawarah berlangsung akhirnya didapatlah ketua dan wakil ketua TC FTI 2015. Nama yang muncul sebagai ketua TC 2015 adalah Ilham Mufandi (Teknik Kimia, 2012) dan diwakili oleh Claudia Aulia N (Teknik Kimia, 2014).
“Harapannya TC FTI bisa berkembang dan menjadi wadah mengembangkan kreatifitas mahasiswa FTI” ucap Ilham. “ya kalo bisa banyak proposal yang bisa tembus di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan Pimnas.” sambung Claudia.(waw)

Wajah Baru di FEMAT

BEM FTI UAD mendelegasikan pegurusnya untuk menghadiri Musyawarah Wilayah Forum Eksekutif Mahasiswa Teknik (FEMAT) se DIY-Jateng. Musyawarah Wilayah atau disingkat muswil ini dilangsungkan selama tiga hari yaitu pada tanggal 24-26 April 2015 tepatnya di ruang sidang Biru Jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan, Universitas Gajah Mada. Muswil ini berlangsung secara meriah karena dihadiri oleh 22 perguruan tinggi.
Femat sendiri adalah forum bagi Badan Eksekutif Mahasiswa Teknik yang ada di DIY dan Jawa Tengah. Muswil Femat yang dilaksanakan di UGM ini adalah sebagai perwujudan dari Yogyakarta sebagai Koordinator Pusat dan UGM diamanahi sebagai Tuan rumah Musyawarah wilayah. Muswil kali ini adalah muswil ke-XIX.
Bagi BEM FTI UAD sendiri ini adalah undangan yang pertama kali untuk menghadiri Musyawarah wilayah FEMAT. Dan untuk muswil selanjutnya Surakarta ditunjuk sebagai koordinator pusat muswil ke-XX dan Universitas Sebelas Maret Surakarta.(waw)

Demi Pembenahan Mading, Komisi Etis UAD Saling Berkoalisi

Mading merupakan papan informasi dimana kreativitas mahasiswa dapat dituangkan dalam bentuk media yang tertempel di dinding. Pamflet, Poster dan berita lainnya acapkali menghiasi mading. Mading banyak terlihat disetiap sudut UAD, tak jarang terjumpai penempelan tak beraturan.
Tentu saja hal ini perlu dibenahi penataannya tanpa merusak pesan informasi, namun tetap mengindahkan kaidah-kaidah peraturan sesuai Statuta Universitas. Statuta Universitas berisi mengenai peraturan universitas sebagai pedoman penegak aturan dengan sisi obyektifitas untuk menjaga nama baik universitas.
Demi kerapian setiap mading, Komisi Etis UAD saling berkoalisi dengan pemenuhan undangan dari Kominfo UAD, Kamis (9/4) di Kampus 4 UAD. Pembahasan yang disinggung adalah mengenai Tata Tertib Mading Ormawa agar memiliki peraturan yang sama. (ver)

Rapat Akbar Bersama KBM UAD

Kamis (26/03) di Ruang Serbaguna Kampus 1 Universitas Ahmad Dahlan digelar acara bedah film “Semen vs Samin” oleh KBM UAD. Dalam acara ini Feri Taupik Ridwan (Ketua DPM UAD) sebagai perwakilan Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan menyampaikan petisi seperti dibawah ini: Pernyataan Sikap Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33 ayat 3 yang berbunyi “Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.”. Pasal 33 ayat 3  Telah menguap hanya menjadi bunyi. Negara menguasai bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya tetapi bukan untuk rakyat melainkan untuk investor. Warga Rembang telah digebuk oleh Negara dan PT. Semen Indonesia.  Dia (PT. Semen Indonesia) membangun pabrik Semen di kec. Gunem Kab. Rembang yang akan melakukan pertambangan di  Pegunungan Kendeng. Pertambangangan  dapat menyebakan keringnya sumber mata air dan mengakibatkan kerusakan lingkungan lainnya. Warga terkena dampaknya, karena lebih dari ribuan warga di lereng Pegunungan Kendeng bertumpu pada penghasilan sebagai petani dan peternak. Kawasan karts merupakan daerah resapan air yang telah memenuhi kebutuhan air bagi ribuan warga di lereng Pegunungan Kendeng. Ibu-ibu rembang telah menginap selama hampir 300 hari di depan tapak pabrik untuk menghadang truk-truk material yang masuk ke pabrik. Aparat yang harusnya membela rakyat, dengan alasan keamanan memilih untuk melakukan tindakan represif terhadap ibu-ibu yang menghadang  truk. Mereka berjuang mempertahankan tanah, sumber mata air, dan, kelestarian pegunungan Kendeng Utara. Disinilah peran mahasiswa dipertanyakan. Mahasiswa sebagai terpelajar hendaknya bersikap adil sejak dalam pikiran apalagi dalam perbuatan, maka dari itu mahasiswa harus berani bersikap. Kita disini Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan berkumpul menyatukan pikiran dan menyatakan sikap bahwa: 1. Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan Menolak Pembangunan Pabrik Semen PT. Semen Indonesia di Kec. Gunem, Kab. Rembang 2. Menuntut pada pemerintah mengembalikan hak atas tanah, air, dan segala yang ada di atasnya kepada warga yang menjadi pemilik sah atas tanah, air, dan yang ada diatasnya tersebut 3. Menghimbau pada hakim-hakim yang akan mengambil keputusan dalam sidang AMDAL di PTUN Semarang, untuk melahirkan keputusan yang berpihak pada warga 4. Menuntut pada pemerintah Kab. Rembang, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan Pemerintah Pusat untuk membuat keputusan politik yang secara kongkrid mewujudkan pembelaannya terhadap warga Rembang 5. Menuntut pada aparat keamanan untuk membuka portal yang menutup jalur menuju tapak pabrik PT. Semen Indonesia. Mengingat jalan/jalur umum yang di portal itu adalah jalan yang dipakai warga di sekitar tapak pabrik. (waw)

RAPAT KERJA ORMAWA FTI

“Salah satu tujuan raker ini adalah diharapkan tidak ada penumpukan event dalam menjalankan proker setiap ORMAWA FTI,” ungkap Jundy, kepada peserta rapat kerja ORMAWA FTI, di Kampus 3 UAD, Minggu (8/3).
Harapan ketua DPM-F itu menyatakan bahwa betapa pentingnya diadakan raker yang wajib diikuti oleh civitas ORMAWA FTI. Tidak hanya menjadi harapannya semata, namun menjadi harapan semua para tokoh pelaksana proker demi eksistensi ORMAWA FTI di mata universitas maupun di masyarakat.
Program kerja merupakan tolak ukur keberhasilan dalam sebuah organisasi, sehingga hal ini perlu mendapat perhatian khusus dalam pengeksekusiannya. Dalam raker ini, baik DPM-F BEM-F maupun himpunan program study mempresentasikan proker yang sudah dicanangkan serta matriks pelaksanaannya.
Manfaat, tujuan dan sasaran proker pun di jabarkan secara terbuka. Proker yang ditampilkan pun memicu diskusi antar peserta, hal ini menjadi bukti konkrit betapa pedulinya mereka akan kesuksesan proker agar sesuai visi dan misi.
Untuk mencapai visi dan misi tersebut, perlunya kematangan konsep program kerja, system kepanitiaan, sasaran yang tepat guna dan penambahan rencana dalam pelaksanaan harus selaras dan terpusat kerjasama bersama. Semua sudah terangkum dalam pembahasan raker yang sukses terlaksana pada hari itu. (ver)

WARSITO, GUBERNUR TERPILIH BEM FTI UAD PERIODE 2014/2015

wr1
Suksesnya pemilihan umum mahasiswa BEM FTI UAD yang diselenggarkan pada 11 desember 2014 dengan terpilihnya Warsito sebagai Gubernur dan Ilham Mufandi sebagai wakilnya yang memenangkan 232 suara, berhasil mengalahkan rivalnya Fajar Rendra Prasetya dengan perbedaan 100 suara.
“Bangga dan dengan amanah yang dibebankan ini, kami merasa terpacu untuk bisa memimpin dan memajukan FTI dengan seluruh civitas di FTI UAD.” ujar Ilham Mufandi sebagai Wakil Gubernur terpilih FTI UAD 2014/2015 saat diwawancarai 28 Desember 2014.
Pasangan yang diusung dari internal BEM dan berkoalisi dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia ini mampu menghentak mahasiswa FTI UAD dengan slogannya “PRODUKTIF (Profesional, Peduli, Kreatif, dan Aspiratif)” yang menarik hati mahasiswa FTI UAD. Berita acara yang ditandatangani oleh 4 orang saksi, mengesahkan keputusan terpilihnya pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur tersebut. (amel)

gub bar

DUKUNGAN BEM FTI UAD 2014/2015 ATAS TERPILIHNYA GUBERNUR BEM FTI UAD 2014/2015

gub bar gubbar2
SUKSES, harapan semua pihak terhadap PEMILWA BEM FTI UAD 2014/2014. Dan bagaimana respon dari Internal BEM FTI UAD 2014/2014 sendiri?

“Mudah-mudahan jauh lebih baik dan jangan hanya memperbanyak proker sehingga melupakan tugas BEM yang utama. BEM bukan hanya untuk buat proker, tapi memperhatikanapa yang terjadi dilingkungan fakultas.” Begitulah tanggapan Wakil Gubernur BEM FTI UAD 2014/2015 Ahsan Anwar Sandiah yang diwawancarai Minggu siang lalu.

Ya, BEM FTI UAD 2014/2014 menyambut baik pergantian kepengurusan. Harapan baru yang diusung pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih diharapkan mampu meneruskan kesuksesan BEM FTI UAD yang nota bene termasuk Fakultas terkuat di lingkup Universitas Ahmad Dahlan. Dukungan suksesnya regenerasi tercermin dari transfer risalah secara kontinyu bagi calon penerus ORMAWA FTI UAD. (amel)

LCC FTI UAD

Lomba Cerdas Cermat, yang sering di singkat dengan LCC, diadakan pada tanggal 08/06/2014 bertempat di Audit A Kampus 3, dengan pra acara bookfair #2 dari tanggal 03-07/06/2014, bertempat di Hall Kampus 3.
Acara ini di selenggarakan oleh seluruh peserta Workshop Leadership yang notabene angkatan 2013.

Ketua P2K


Dari hasil rapat ormawa pada tanggal 17/05, yang dihadiri oleh DPM,BEM, perwakilan HMPS. Akhirnya membuahkan keputusan bahwa yang di tunjuk sebagai ketua P2K tahun ini adalah Yonata Ambara, dari Teknik Informatika. Semoga terpilihnya Yonata akan membuat P2K tahun ini makin baik. (DPI:ASW)