03
Mar

0
UPGRADING ORMAWA FTI UAD 2015

UPGRADING ORMAWA FTI UAD 2015

Sabtu (28/2), Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan (FTI UAD) melaksanakan Upgrading Latihan Dasar Organisasi dan Latihan Dasar Kepemimpinan yang lebih dikenal LDO dan LDK.
“FTI BISA ! FTI Menginspirasi !” jargon kebanggan mahasiswa FTI UAD yang diucapkan dengan lantang bagai suntikan semangat disela-sela acara berlangsung. Upgrading tersebut diadakan mulai Sabtu, 28 Februari s/d 1 Maret 2015 di Auditorium UAD Kampus 2 dan Ruang 307 Kampus 3. Peserta Upgrading ini dihadiri berkisar 123 orang, mereka adalah seluruh anggota ORMAWA FTI UAD, meliputi anggota DPM FTI, BEM FTI, serta seluruh anggota Himpunan Mahasiswa tiap Program Study FTI. Donny Rimawan Riyanto, selaku ketua panitia Upgrading LDO dan LDK mengakui sudah mempersiapkan dengan matang jalannya kegiatan ini. Penyebaran berita dilakukan dengan surat undangan secara resmi yang ditujukan langsung kepada seluruh komponen ORMAWA, bahkan ada beberapa pula yang harus diingatkan lagi melalui telepon, sms dan media sosial lainnya. “Kita selalu komunikasikan pada setiap ORMAWA agar lebih memastikan keikutsertaan anggotanya agar berpartisipasi kegiatan ini,” tegasnya.
Upgrading sendiri merupakan kegiatan tahunan yang umum dilakukan lembaga ORMAWA kampus untuk mensinergiskan antara ORMAWA dengan asas organisasi kampus. “Upgrading dibutuhkan bagi mahasiswa untuk menyamakan paradigma, prespektif setiap bidang ORMAWA agar mampu berinteraksi dan berorganisasi dengan baik,” tutur Warsito selaku Gubernur BEM FTI periode 2015-2016. Selain itu, ia juga memiliki harapan dengan diadakannya Upgrading ini mampu membentuk karakteristik tiap individu yang lebih inovatif, hyperaktif dan inspiratif berdasarkan visi dan misi yang jelas.
Peserta memperhatikan dengan seksama dan menyerap setiap kata yang disampaikan oleh pemateri. Bahkan tak sungkan untuk menanyakan beberapa pernyataan yang dianggap masih ambigu atau masih transparan kejelasannya. “Antusiasme peserta patut kita acungi jempol, karena mereka sudah mau memberanikan diri untuk ingin tahu lebih dalam apa itu organisasi salah satunya dengan percaya diri untuk berdiri, mengeluarkan pendapat atau pun mengajukan pertanyaan,” puji Ryan Octor selaku pemateri pertama yang begitu energik dalam menjelaskan materi. “Untuk materi dari LDO dan LDK itu sendiri kami merujuk pada referensi AD/ART UAD 2014-2015,” tambahnya.
Sebuah organisasi pasti tidak lepas dari peran seorang pemimpin. Kriteria sebagai pemimpin yang baik harus memiliki sifat, gaya dan dasar dalam kepemimpinan (leadership). “Seorang yang mampu membawa diri dan kelompoknya dalam suatu tujuan tertentu merupakan definisi pemimpin,” kata DPM FTI UAD, Ahmad Ikrom. Ia juga membagikan saran, dan tips-tips serta beberapa hal yang harus diwaspadai sebagai seorang pemimpin. Salah satunya yaitu pembuatan main mapping kegiatan untuk mempermudah pencapaian tujuan hidup, dengan mengindahkan tugas pokok kita sebagai mahasiswa yang memiliki cita-cita untuk mengukir prestasi. “Organisasi joss, prestasi OK !” teriaknya yang diikuti oleh semua peserta.
Upgrading ini diisi oleh 3 pemateri yang salah satu diantaranya selaku Wakil Dekan FTI, Ibu Endah Sulistyowati. Beliau mengajarkan tata cara mengatur dan managerial skill agar mencapai kesuksesan didunia dan akherat. “Kau adalah kebiasaanmu, kebiasaanmu akan menjadikanmu sukses atau menghancurkanmu,” tuturnya dengan lembut dan penuh makna. Kebiasaan yang buruk bisa diubah dengan memanajemen segala sesuatunya dengan porsi yang pas. Temukan solusi dengan mengidentifikasi permasalahan yang ada dalam lingkup kecil maupun lingkup luas.
Minggu (1/3), Latihan Dasar Organisasi dan Latihan Dasar Kepemimpinan keluarga besar ORMAWA FTI berlangsung dengan lancar selama 2 hari. UAD Kampus 3 menjadi tempat penutupan dan berakhirnya kegiatan ini.
Kini pemateri tidak hanya didatangkan dari ORMAWA FTI itu sendiri melainkan panitia mengundang beberapa pengurus BEM UAD untuk berbagi ilmu kepada peserta. “Dalam pembuatan surat, arsip, proposal dan LPJ hal itu merupakan bukti pentingnya ada peranan sekretaris dan bendahara dalam sebuah organisasi maupun kepanitiaan,”penggalan penjelasan Deleis Djunaidi, Menteri Administrasi UAD dalam menyampaikan tema Pelatihan Administrasi.
Tidak hanya Pelatihan Administrasi, Pelatihan Birokasi pun dikaji oleh Menteri Dalam Negeri UAD, Erick Tegar Hermawan. Beberapa hal yang ia kaji adalah menyinggung tentang dana kemahasiswaan dan jalur birokrasi kegiatan mahasiswa. “Saya merasa senang dalam pelatihan ini panitia menghadirkan orang-orang dari Kementerian UAD saya jadi tahu sumber bantuan finansial setiap acara ORMAWA FTI UAD,” pengakuan salah satu peserta, Nurul Fitriani anggota BEM FTI UAD.
Agar lebih intensif dalam pendalaman materi panitia mengaturnya dengan kegiatan mentoring. Peserta terbagi sesuai jabatan dan bidangnya untuk memasuki ruangan yang baru. Pemateri terdiri dari pengurus ORMAWA periode tahun lalu, merekalah para mentor yang sudah berpengalaman. Komposisi materi yang dibawakan sesuai dengan kebutuhan posisi peserta dalam organisasi.
Memasuki detik-detik dipenghujung acara peserta berdiskusi dengan DPM UAD untuk membuka pemikiranya secara meluas agar mampu berfikir kritis, demokratis dan mengerti hakikatnya sebagai seorang mahasiswa yang berkecimpung dalam dunia organisasi. Upacara penutupan kegiatan ini dilakukan dengan penulisan kesan dan pesan pada kain yang sudah disiapkan. “Jangan lupa LPJ mu, kami siap mengawal OK” salah satu tulisan Adi Susatyo, selaku legislasi DPM FTI yang mengundang gelak tawa, tetapi menyadarkan tiap individu agar selalu bertanggung jawab dalam setiap kegiatan yang sudah terlaksana. (VW)

No Comments

Reply